logo

on . Hits: 2

Saat-Saat Mengakhiri Magang Di Pengadilan Agama Purbalingga (SIAP GRAAK!!! Apel Senin Pagi 02 Desember 2019) *

apel cakim des 02122019 1

Purbalingga (03/12/2019), Suasana Pagi itu cukup cerah meskipun langit sedikit dihiasi mendung. Namun cahaya matahari tetap mampu memberi kami kehangatan dan keringat. Jam memang baru menunjukkan pukul 08:00 WIB dan saat itu kami seluruh aparatur Pengadilan Agama Purbalingga melaksanakan Apel pagi, rutinitas di awal minggu. Anggota apel cukup lengkap, para pimpinan semuanya hadir di apel itu, yang menjadi komandan apel adalah Akbarudin, S.H., salah satu calon Hakim yang sedang magang di Pengadilan Agama Purbalingga dan Drs. Agus Mubarok (Hakim) sebagai pembina apel.

Seperti apel sebelumnya, kami para calon hakim secara bergantian menjadi petugas apel, tidak hanya menjadi pemimpin namun kami juga ditugaskan membaca sepuluh budaya malu, etika Hakim bahkan doa apel pagi. Menyenangkan sekali bisa belajar berbagi tugas mulai dari hal yang mungkin terbilang sederhana, namun memiliki arti dan makna yang luar biasa. Terkadang hal sederhana sering kita anggap tak memiliki makna hebat, namun justru sesuatu yang hebat sering dimulai dengan hal sederahana. Seperti berbagi tugas kecil di kantor, tersenyum kepada sesama teman dan tidak segan mengucapkan terima kasih atas segelas air yang mungkin selalu tersedia di meja kita setiap pagi.

Apel pagi memang menjadi rutinitas setiap akan memulai pekerjaan kantor. Namun, terkadang rutinitas kehilangan maknanya yang substansial. Terkadang pula rutinitas hanya dianggap sebagai kagiatan seremonial biasa tanpa ada bekas berarti setelahnya. Apel pagi merupakan permulaan untuk kembali membakar semangat mejalankan tugas satu pekan ke depan. Pembaharuan semangat sangat penting bagi kualitas kinerja setiap individu terlebih bagi para “pelayan” keadilan. Apel pagi mestinya diisi dengan niat baru, komitmen baru untuk menjalani hari dengan lebih baik lagi. Bukankan agama Islam telah mengajarkan bahwa manusia yang merugi adalah dia yang kualitas hari ini sama dengan hari kemarin bahkan dia bisa celaka jika kualitas hari ini lebih buruk dari hari kemarin.

apel cakim des 02122019 2

Indonesia memang telah memasuki musim penghujan, namun pagi itu matahari sedikit terik dan keringat sedikit membasahi badan. Ya, saya pribadi cukup berkeringat pagi itu, akan tetapi tak menyurutkan semangat kami untuk berdiri tegak mengikuti apel pagi. Ada beberapa penyampaian oleh pembina apel, pertama, bahwa saat ini absensi kehadiran para pegawai telah terkoneksi ke Pengadilan Tinggi Agama, oleh karena itu tujuannya adalah untuk meningkatkan disiplin. Kedua, berdasrkan Perma (Peraturan Mahkamah Agung) nomor 05 tahun 2019 mengenai aturan lanjutan terhadap perkara dispensasi kawin, hendaknya agar segera dilakukan rapat untuk menyamakan persepsi bagi seluruh pegawai dalam rangka memberikan pelayanan yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Desember ini kebetulan telah memasuki tahap-tahap akhir bagi mentee­ (calon hakim) yang magang di Pengadilan Agama Purbalingga. Benar sudah, tidak terasa lebih setahun para Calon Hakim magang di Pengadilan ini. Tengah September tahun lalu Kami datang dari berbagai penjuru Republik, ada yang berasal dari Satuan Kerja di Nusa Tenggara Timur, Maluku Utara, Sumatra, hingga Kalimantan dan Sulawesi. Meskipun Kami bukan semua asli kelahiran luar Jawa, namun berdasarkan ketentuan Mahkamah Agung_instansi pusat yang mengatur kerja para Calon Hakim termasuk Pimpinan tertinggi semua peradilan di Indonesia_menugaskan Kami di luar jawa. Para mentee di Pengadilan Agama Purbalingga hanya menjalani magang, karena Kami harus bolak-balik Megamendung Kabupaten Bogor untuk menjalani diklat Calon Hakim. Mungkin dengan Kami di magangkan di Pengadilan Jawa anggaran Negara bisa lebih dihemat. Mengingat segala akomodasi Kami ditanggung oleh Negara. Pun demikian, di jawa rata-rata perkaranya lebih banyak sehingga membuat kami mendapatkan ilmu tambahan tentang menangani perkara.

Pengadilan Agama Purbalingga saat ini masih berstatus kelas I B, meskipun ada beberapa kawan pengadilan lain di bawah Pengadilan Tinggi Agama semarang yang sudah menjadi kelas I A. Tidak mudah memang untuk naik kelas, saat ini Pengadilan Agama Purbalingga masih berusaha agar bisa naik kelas. Banyak faktor yang harus ditempuh dan dilalui termasuk memperbaiki kinerja dan pelayanan. Terlebih saat ini setiap peradilan harus bersaing memperjuangkan nasibnya untuk terus menjadi yang terbaik. Setiap kinerja dimonitor langusung oleh pusat lewat aplikasi SIPP, semacam sarana pelaporan setiap kegiatan pelayanan perkara secara elektronik kepada pimpinan Pusat. Kami para Calon Hakim mencoba untuk terus memberikan sumbangsih kepada pengadilan tempat magang, tentunya semampu kami.

Tinggal di Purbalingga memang lebih enak dari pada tinggal di luar Jawa. Bagaimanapun kampung halaman akan terasa lebih menentramkan dari pada kampung rantau. Meskipun kampung rantau lebih maju, namun apalah arti itu semua itu dibandingkan dengan kampung kelahiran. Pepatah mengatakan: “kampung halaman lebih dirindukan meski di puncak gunung, ketimbang kampung rantau walaupun di pusat kota”. Kampung halaman selalu menyediakan kedamaian, ketenteraman dan kenyamanan.

Berdasarkan agenda di buku rapor Kami (Calon Hakim), tengah Desember ini adalah akhir dari proses magang itu. Ada rasa senang dan sekaligus sedikit waswas bagi para mentee. Betapa tidak, mungkin Kami Bahagia bahwa sesaat lagi Kami akan menyelesaikan masa magang dan itu berarti Kami akan segera dilantik menjadi Hakim. Namun perasaan khawatir juga Kami alami kerena kami belum tahu apakah akan dikembalikan ke satuan kerja asal_sebagaimana penempatan awal_ataukah dikocok ulang. Bukan kocokannya yang disoal, namun kami sedikit khawatir dapat tugas di tempat yang sangat terpencil. Memang itu adalah resiko kami sebagai calon hakim dan resiko Hakim yang harus siap ditugaskan di seluruh belahan Nusantara ini.

apel cakim des 02122019 3apel cakim des 02122019 4

Tetapi, apapun, bagaimanapun dan dimanapun tempat tugas Kami nanti, insya Allah kami siap mengemban tugas demi mengabdi pada Negara. Memberikan pelayanan hingga wilayah terluar Bumi Pertiwi adalah tugas mulia karena kita dapat menjamin bahwa Negara hadir bagi mereka yang berada di pelosok sana. Bahwa negara bukan hanya Jakarta, bahwa keadilan bukan hanya ada di jawa, tapi keadilan adalah bagi seluruh rakyat Indonesia.

Kalau berbicara keseharian, banyak kesan yang kami alami selama magang disini, banyak momen yang bisa diambil pelajaran, tapi akan diceritakan pada lain kesempatan. (Hasanudin-Cakim PA Labuha)

Add comment


Security code
Refresh

Hubungi Kami

Pengadilan Agama Purbalingga

Jl. Letjend. S. Parman No. 10

Telp: 0281-891174
Fax: 0281-892320

Email  : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Tautan Aplikasi