center

BeritaTerkini

Pelayanan Terpadu Isbat Nikah Pengadilan Agama Purbalingga

 

www.pa.purbalingga.go.id (30/10)

Suasana Pendopo Dipokusumo Purbalingga pada hari Rabu tanggal 25 Oktober 2017 nampak semarak dengan hiburan tradisional, terlihat pada hari itu banyak bapak-bapak dan ibu-ibu yang berpakaian layaknya pengantin  datang dengan mengunakan mobil, sepeda motor bahkan dengan kendaraan open cup (bak terbuka) memadati Pendopo Kabupaten Purbalingga. Mereka adalah 188 pasangan suami isteri peserta Pelayanan Terpadu Sidang Isbat Nikah, Penerbitan Buku Nikah, Akta Kelahiran dan Kartu Keluarga dari 3 Kecamatan yaitu Kecamatan Mrebet sebanyak 52 pasangan, Kecamatan Karangjambu 22 pasangan dan Kecamatan Karangmoncol sebanyak 115 pasangan. Pelayanan Terpadu Isbat Nikah kali ini adalah untuk yang ketiga kalinya bagi Pengadilan Agama Purbalingga sejak tahun 2015;

 

  (Para Peserta Pelayanan Terpadu Isbat Nikah)

Dasar hukum Pelayanan Terpadu Isbat nikah ini antara lain Undang-undang Nomor 23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan, Peraturan Mahkamah Agung RI Nomor 23 Tahun 2006 Tentang Pelayanan Terpadu Sidang Keliling Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama/Mahkamah Syariah Dalam Rangka Penerbitan Akta Perkawinan, Buku Nikah dan Akta Kelahiran, Surat Edaran Mahkamah Agung RI Nomor 3 Tahun 2014 Tentang Tata Cara Pelayanan dan Pemeriksaan Perkara Voluntair Isbat Nikah dalam Pelayanan Terpadu, Nota Kesepahaman antara Kementrian Agama dengan Mahkamah Agung RI Nomor DJ.II.HK.00/1703/013–Nomor 1053/DJA/HK.05/VI/2013 tanggal 13 Juni 2013 Tentang Administrasi dan Peningkatan Kualitas Perkawinan, Surat Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor DJ.KK/HM.01/1425/2014 perihal Permohonan penetapan Pelayanan pada Lokasi Pelayanan Terpadu sebagai pelayanan di Kantor Kantor Urusan Agama (KUA) dan Surat Ketua Pengadilan Agama Purbalingga Nomor W.11-A23/2368/Hm.01.01/IX/2017 Tentang Tim Pembentukan Tim Pelaksana Pelayanan Terpadu Isbat Nikah, Penerbitan Akta Nikah dan Akta Kelahiran tanggal 26 September 2017.

 

Pelayanan Terpadu Isbat Nikah untuk tahun 2017 ini berbeda dengan sebelumnya, kalau anggaran pada tahun 2015 dan 2016 sebelumnya dibiayai sepenuhnya oleh DIPA Pengadilan Agama Purbalingga, akan tetapi kali ini sepenuhnya di tanggung oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Purbalingga dan bertempat di Pendopo Kabupaten Purbalingga, yang sebelumnya bertempat di Kecamatan atau daerah yang paling dekat dengan para peserta. Menurut Tim Pelaksana pelayanan ini mengapa bertempat di Pendopo Kabupaten karena dari 3 kecamatan yang mengikuti pelayanan terpadu ini mempunyai animo besar untuk menjadi tempat pelaksanaan pelayanan terpadu, sehingga diputuskan untuk dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Purbalingga.

 

Istilah Terpadu karena setelah dilakukan sidang isbat nikah oleh hakim tunggal, selanjutnya penetapan tersebut langsung mempunyai kekuatan hukum tetap dan data tersebut terakses secara online ke Kementerian Agama (dalam hal ini Kantor Urusan Agama) untuk dibuatkan Buku Kutipan Akta Nikah, kemudian dari KUA terakses secara online ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) untuk dibuatkan Kartu Keluarga dan Akta Kelahiran bagi pasangan yang telah mempunyai anak.

 

(Bupati Purbalingga H. Tasdi, S.H, M.H dan Ibu Wakil Bupati )

 

Tepat pukul 09.30 acara pelaksanaan Pelayanan Terpadu Isbat nikah, Penerbitan Akta nikah, Kartu Keluarga dan Akta kelahiran di buka oleh Bupati Purbalingga H. Tasdi, SH., M.M,. Sambutan Ketua Pengadilan Tinggi Agama Semarang di wakili oleh Ketua Pengadilan Agama Purbalingga Hj. Sri Sulistyani  Endang Setyawati, S.H.,M.S.I. Beliau menyampaikan bahwa persiapan Isbat Nikah terpadu ini sudah direncanakan sejak Maret 2017, yaitu dari mulai sosialisasi di beberapa kecamatan, verifikasi dan validasi berkas perkara, yang akhirnya baru bisa dilaksanakan hari ini. Jumlah pasangan tahap I yang telah di validasi adalah berjumlah 191 perkara, akan tetapi sampai pelaksanaan sidang kali ini, hanya berjumlah 188 perkara dikarenakan ada 2 perkara dinyatakan gugur karena meninggal dan 1 perkara dicabut karena sudah mendaftarkan perkaranya di Pengadilan Agama Purbalingga tidak melalui pelayanan Terpadu Isbat Nikah ini. Ketua Pengadilan Agama Purbalingga juga mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak terkait yang telah membantu lancarnya proses pelayanan terpadu sidang isbat nikah ini, khususnya kepada Bapak Bupati Purbalingga yang telah menfasilitasi Pelayanan Terpadu Isbat nikah ini.

 

Selanjutnya Bapak Bupati Purbalingga H. Tasdi, SH., M.M dalam sambutan beliau sangat mengapresiasi kegiatan pelayanan terpadu isbat nikah ini dan mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak terkait yang telah bisa melaksanakan kegiatan ini. Beliau menjelaskan bahwa pelaksanaan Pelayanan Terpadu Isbat Nikah ini bertujuan untuk mewujudkan tertib administrasi kependudukan guna memberikan perlindungan dan pengakuan terhadap penentuan status pribadi dan status hukum atas setiap peristiwa kependudukan dan peristiwa penting yang dialami oleh penduduk. Beliau berharap untuk kedepannya bisa dilaksanakan lagi kegiatan seperti ini. Dalam kesempatan kali ini juga Bapak Bupati memberikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada pasutri yang telah sadar akan pentingnya dokumentasi dalam kehidupan bernegara dan sebagai bentuk terima kasih Bapak Bupati seketika memberikan uang tunai guna menambah uang saku yang telah diberikan sehingga perorang mendapatkan uang tranportasi sebesar Rp180.000, seketika gemuruh suara tepukan masyarakat karena mendapatkan pelayanan yang lebih dari cukup oleh aparat pemerintah.

 

 

( Serba Serbi Pelaksanaan Sidang Isbat Nikah)

 

Pelayanan sidang Isbat dilaksanakan oleh 5 orang hakim Tunggal masing-masing Drs. Ahmad Faiz, S.H, M.Si, Drs. Risno, Drs. H. Akhbaruddin, M.S.I, Drs. Agus Mubarok dan Muhammad Taufiq Rahmani, S.Ag. dan dibantu 5 orang Panitera Pengganti, Jurusita Pengganti dan tenaga admin.

 

(Tim Pelayanan Terpdu Isbat Nikah Pengadilan Agama Purbalingga)

 

Setelah pasangan isbat nikah disahkan oleh Hakim, selanjutnya peserta langsung dapat menukarkan penetapan isbat Nikah tersebut di KUA untuk mendapatkan Akta Nikah. Selanjutnya bagian Disdukcapil dan mendapatkan Kartu Keluarga dan akta kelahiran.

 

Alhamdulillah dengan kerja keras tim pelaksana Pelayanan Terpadu Isbat Nikah ini selesai pada pukul 13.00 WIB dengan tertib dan lancar.

 

           

 

 

 

  • Berita Terbaru Mahkamah Agung

    #
  • Berita Terbaru BADILAG

    Error: Feed tidak dapat ditampilkan.
  • Berita Terbaru Pengadilan Tinggi Agama Semarang

    https://www.pta-semarang.go.id/index.php?format=feed&type=rss

Sistem Informasi Penelusuran Perkara

TypographyDengan diterbitkannya Surat Edaran Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum Nomor 3/DJU/HM02.3/6/2014 tentang Administrasi Pengadilan Berbasis Teknologi Informasi maka peran Aplikasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP Versi 3.1.3), selanjutnya disebut sebagai SIPP, menjadi semakin penting dan diandalkan untuk proses administrasi dan penyediaan informasi baik untuk pihak internal pengadilan, maupun pihak eksternal pengadilan. Pengunjung dapat melakukan penelusuran data perkara (jadwal sidang sampai dengan putusan) melalui aplikasi ini.

Lebih Lanjut

Bantuan Hukum Untuk Masyarakat Tidak Mampu

ColorsKonten ini masih dalam tahap perbaikan, mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Konten ini masih dalam tahap perbaikan, mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Konten ini masih dalam tahap perbaikan, mohon maaf atas ketidaknyamanannya.

Lebih Lanjut

Pencarian Peraturan Perundangan, Kebijakan Peradilan dan Yurisprudensi

Pencarian Peraturan Perundangan, Kebijakan Peradilan dan Yurisprudensi Pencarian cepat data Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Mahkamah Agung Republik Indonesia

 

LPSE

TypographyLayanan Pengadaan Secara Elektronik Mahkamah Agung RI.

Kunjungi

E-LEARNING

TypographyE-Learning Mahkamah Agung RI

Kunjungi